Author Archives: Wika Arungjeram

Prediksi Skor Everton vs West Ham United 19 Oktober 2019

Dalam kesempatan kali ini kami akan coba membagikan sebuah prediksi skor pertandingan dari kancah Premier League Inggris dimana tuan rumah Everton selaku tuan rumah meladeni kunjungan West Ham United pada hari Sabtu 19 Oktober 2019 di Goodison Park Stadium pada pukul 18:30 malam WIB.

Bila berkaca dari sejarah lima pertemuan sebelumnya sejak tahun 2017 silam memang duel bisa dikatakan berjalan seimbang. Nampak masing masing kesebelasan meraih dua kemenangan dan satu berakhir seri.

Everton yang bertindak sebagai tuan rumah jelas sekali memiliki kesempatan emas untuk memenangkan pertandingan ini. Selain itu tiga angka juga amat vital bagi The Toffees guna mengangkat posisi di klasemen dimana mereka sekarang terlempar ke peringkat tiga terbawah mengumpulkan tujuh poin saja.

Sedangkan West Ham United selaku lawan justru mencatatkan penampilan yang cukup apik, dari delapan laga mereka meraih tiga kemenangan, tiga imbang, dan dua kali kalah. Berkat catatan tersebut The Hammers menguhuni urutan ke-8 klasemen mendulang 12 poin.

Dari penjelasan di atas maka West Ham United tentu lebih diunggulkan, meski begitu Everton tetap tidak bisa dipandang sebelah mata. Berikut kami sajikan untuk kalian prediksi bola terbaik Everton vs West Ham United 19 Oktober 2019.

Prediksi Susunan Pemain Everton vs West Ham United :

Everton : ordan Pickford, Seamus Coleman, Michael Keane, Kurt Zouma, Leighton Baines, Andre Gomes, Bernard, Tom Davies, Gylfi Sigurdsson, Richarlison, Cenk Tosun.

West Ham : Lukasz Fabianski, Pablo Zabaleta, Issa Diop, Angelo Ogbonna, Arthur Masuaku, Robert Snodgrass, Mark Noble, Declan Rice, Felipe Anderson, Michail Antonio, Marko Arnautovic.

Head To Head : Everton vs West Ham
31.03.19 West Ham 0-2 Everton
16.09.18 Everton 1-3 West Ham
13.05.18 West Ham 3-1 Everton
30.11.17 Everton 4-0 West Ham
22.04.17 West Ham 0-0 Everton

Lima Pertandingan Terakhir : Everton
05.10.19 Burnley 1-0 Everton
28.09.19 Everton 1-3 Manchester City
25.09.19 Sheffield Wed 0-2 Everton
21.09.19 Everton 0-2 Sheffield Utd
15.09.19 Bournemouth 3-1 Everton

Lima Pertandingan Terakhir : West Ham
05.10.19 West Ham 1-2 Crystal Palace
28.09.19 Bournemouth 2-2 West Ham
26.09.19 Oxford Utd 4-0 West Ham
22.09.19 West Ham 2-0 Manchester Utd
17.09.19 Aston Villa 0-0 West Ham

Prediksi Skor Everton vs West Ham United 19 Oktober 2019 : 3 – 1

Jika Pecat Giampaolo, AC Milan Mungkin Rekrut Spalletti Atau Gattuso

Luciano Spalletti

AC Milan memang belum mendepak Marco Giampaolo dari posisi pelatih kepala. Akan tetapi, direksi klub sedang menimbang untuk mendepak Giampaolo dan sedang merangkum sejumlah nama untuk menggantikan sang pelatih.

Marco Giampaolo sejauh ini gagal memberikan performa yang bagus untuk AC Milan pada awal musim 2019/2020. Mantan pelatih Sampdoria tersebut bahkan tidak mampu meracik strategi yang tepat dan dipahami oleh para pemain.

Walaupun menang atas Genoa pada pertandingan terakhirnya, posisi Giampaolo tetap saja tidak aman. Dikutip dari Sky Sports, Direktur AC Milan, Zvonimir Boban, sangat kecewa dan berniat segera mendepak sang pelatih.

Namun demkian, ada Paolo Maldini yang menahan klub untuk tidak membuat keputusan terburu-buru. Maldini ini klub memberi kesempatan lebih lama lagi. Namun, opsi pemecatan tetap menjadi pilihan yang utama.

Masih dalam laporan yang dirilis oleh Sky Sports, ada satu sosok yang menjadi idaman AC Milan jika mengganti Giampaolo. Pelatih tersebut tidak lain adalah Luciano Spalletti, pelatih yang musim lalu bekerja untuk Inter AC Milan.

Beberapa media Italia menyebut Luciano Spalletti telah menolak tawaran melatih AC Milan. Namun, kini Spalletti tidak sedang terikat kontrak dengan klub mana pun. Opsi melatih AC Milan diyakini masih akan dipilihnya.

Selain itu, Gennaro Gattuso juga masuk dalam kandidat pelatih baru AC Milan. Hanya saja, ada satu persoalan yang cukup krusial jika AC Milan menunjuk Gattuso. Hubungan Gattuso dan Paolo Maldini tidak cukup bagus.

Gattuso menjabat sebagai manajer AC Milan pada musim 2018/2019 lalu. Walaupun tidak diberi dana transfer yang besar, Gattuso dinilai membawa Il Diavollo Rosso tampil cukup baik. AC Milan menutup musim 2018/2019 dengan berada di posisi ke-5 klasemen akhir Serie A.

Solskjer Belum Bisa Putuskan Masa Depan Alexis Sanchez

Alexis Sanchez MU

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer kembali memberikan informasi terkait masa depan Alexis Sanchez. Sang pelatih mengakui bahwa winger asal Chile itu bisa hengkang dari Manchester United di musim panas ini.

Sejak bergabung dengan United di bursa musim dingin tahun 2018 silam, Sanchez mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan Manchester United. Ia tercatat hanya mampu membuat lima gol saja dari 45 penampilan bagi The Red Devils.

Pada musim panas ini, United cukup sering digosipkan akan melepas Sanchez ke klub lain. Sang winger dinilai menjadi beban bagi United mengingat ia memiliki gaji sebesar 350 ribu poundsterling per pekan di Skuat The Red Devils.

Ketika dikonfirmasi mengenai masa depan Sanchez, Solskjaer mengaku bahwa sang pemain bisa saja hengkang di musim panas ini. “Alexis adalah pemain yang berkualitas. Tapi saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan” beber Solskjaer kepada Evening Standard.

Solskjaer membeberkan bahwa saat ini pihaknya tengah menunggu tawaran yang bagus datang bagi Sanchez. Jika klub peminat Sanchez itu berhasil memenuhi keinginan mereka, maka Solskjaer menyebut sang winger akan angkat koper dari Old Trafford.

Solskjaer juga membeberkan bahwa ia juga tidak akan keberatan jika Sanchez pada akhirnya tetap tinggal di Old Trafford. Ia menilai sang winger punya kualitas yang bagus sehingga ia akan menjadi tambahan yang bagus bagi skuat United.

Menurut sejumlah informasi yang beredar di Inggris, Manchester United saat ini tengah bernegosiasi dengan Inter Milan terkait transfer Sanchez. Namun hingga hari ini belum ada kesepakatan untuk transfer ini karena tawaran Inter dinilai masih terlalu rendah untuk Sanchez.

PSG Buru 2 Pemain Juventus

PSG Juventus

Juara bertahan Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain, ternyata tidak hanya tertarik dengan Paulo Dybala. Menurut laporan dari beberapa media, PSG dikabarkan sedang melakukan pendekatan kepada pemain Juventus lainnya, Miralem Pjanic.

Paris Saint-Germain disebut telah melihat Dybala sebagai pemain yang tepat untuk menjadi penerus sosok Neymar di sektor depan mereka. Ya, pemain asal Brasil tersebut berulang kali disebut akan angkat kaki dari Parc des Princes untuk kembali ke Barcelona.

Juventus sendiri tampaknya masih berupaya untuk melepas penyerang tim nasional Argentina tersebut, pasalnya performa mereka menurun drastis pada musim lalu. Selain itu, seperti yang pernah dikatakan Maurizio Sarri selaku pelatih, La Vecchia Signora harus merampingkan skuatnya saat ini.

Saat ini, sang juara bertahan Serie A itu punya delapan pemain yang saling memperebutkan tiga posisi dalam formasi 4-3-3 asuhan Sarri. Idealnya, Juventus hanya perlu enam pemain untuk mengisi posisi tersebut.

Paris Saint-Germain melihat itu sebagai kesempatan untuk merekrut Paulo Dybala pada musim panas ini. Namun ternyata, mereka juga dilaporkan tertarik untuk merekrut pemain Juventus lainnya. Salah satunya adalah Miralem Pjanic.

Seperti halnya di sektor depan, materi sektor tengah Juventus juga sedang berlimpah pada saat ini. Ada tujuh pemain yang bisa mengisi posisi itu pasca berbagungnya Adrien Rabiot dan juga Aaron Ramsey.

Pemain seperti Sami Khedira, Emre Can, dan Blaise Matuidi dikabarkan akan dilepas oleh Juventus. Namun ketiga pemain tersebut ternyata minim peminat. Sehingga La Vecchia Signora harus mencari pemain lain untuk dilepas agar kuantitas skuad mereka bisa kembali ideal.

Nama Pjanic pun masuk dalam pemberitaan saat ini. Calciomercato dan Corriere della Sera menyebutkan bahwa gelandang tim nasional Bosnia dan Herzegowina tersebut masuk dalam bidikan Paris Saint-Germain. Sang agen, Fali Ramdani, pun telah terlihat di markas Juventus pada hari Rabu (21 Agustus 2019) kemarin.

Pelatih Wolverhampton Wanderers Bangga Bisa Tahan Imbang MU

wolves VS MU

Manajer Wolverhampton Wanderers, Nuno Espirito Santo mengapresiasi penampilan anak asuhnya setelah menahan imbang Manchester United 1-1 di Molineux Stadium, Selasa (20 Agustus 2019) dini hari WIB.

Di pertandingan itu, Wolverhampton Wanderers sempat tertinggal 0 – 1 di babak pertama. Namun memasuki babak kedua, The Wolves pada akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui Ruben Neves.

The Red Devils sejatinya punya kesempatan menambah gol lewat penalti. Namun sayangnya, eksekusi yang dilakukan Paul Pogba masih bisa digagalkan oleh kiper Wolverhampton Wanderers, Rui Patricio.

Alhasil, Wolverhampton Wanderers harus puas meraih satu angka saat menjamu The Red Devils di depan pendukung mereka sendiri. Walaupun demikian, Nuno merasa sangat bangga dengan penampilan anak asuhnya tersebut.

“Saya bangga dengan semua performa karena inilah yang penting di saat kompetisi ini,” ungkap Nuno Espirito dalam situs resmi Wolverhampton Wanderers.

Neves menjadi pahlawan Wolverhampton Wanderers setelah mencetak gol penyelamat melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Nuno tentu saja merasa sangat bahagia atas gol yang diciptakan Neves tersebut.

“Dia (Ruben Neves) memang luar biasa. Dia memiliki teknik menendang bola, dia pernah melakukannya sebelumnya, tetapi dia harus melakukannya berulang kali karena ini yang penting,” lanjutnya.

Gol yang dicetak Neves tersebut sempat memantik perdebatan. Gol tersebut harus dipastikan melalui VAR karena ada peluang pemain Wolverhampton Wanderers lainnya sudah berdiri dalam posisi offside. Namun, wasit Jonathan Moss akhirnya tetap mengesahkan gol tersebut. Nuno menganggap VAR bisa membunuh gairah dalam sepak bola.

Thomas Tuchel Sama Sekali Tak Tahu Soal Masa Depan Neymar

Neymar PSG

Manajer Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel kembali membeberkan situasi transfer Neymar di musim panas ini. Tuchel mengaku sama sekali tidak tahu soal masa depan Neymar, apakah sang pemain akan pergi atau bertahan di Paris Saint-Germain.

Beberapa hari yang lalu, Paris Saint-Germain mengisyaratkan bahwa Neymar akan segera angkat koper. Direktur teknik mereka, Leonardo membeber bahwa saat ini ada tawaran yang konkret masuk untuk penyerang 27 tahun tersebut.

Rumor ini semakin memanas setelah Neymar tidak dimasukkan dalam skuat Paris Saint-Germain yang berhadapan dengan Nimes dini hari tadi, di mana ia diyakini tengah bernegosiasi dengan dua klub Spanyol, Barcelona dan Real Madrid.

Ketika dikonfirmasi mengenai situasi Neymar, Tuchel mengaku bahwa dia belum bisa memastikan apa-apa. “Saya belum memiliki kabar baru mengenai masa depan Neymar,” ujar Thomas Tuchel kepada Canal+.

Tuchel membeberkan bahwa Neymar saat ini belum berpindah klub. Namun mantan manajer Borussia Dortmund tersebut tidak yakin sang pemain akan bertahan di skuatnya musim ini.

“Neymar masih bersama kami dan dia sangat penting untuk kami. Jika kami kehilangan Neymar maka saya mungkin tidak bisa tidur. Akan sangat sulit bagi kami kehilangan pemain seperti dia dan kami juga akan kesulitan mencari penggantinya”

Isyaratkan Pindah
Pada kesempatan ini Tuchel juga membeberkan bahwa Neymar memiliki niatan yang kuat untuk pindah dari Paris Saint-Germain di musim panas ini. Menurut berita yang beredar di Prancis, Paris Saint-Germain sudah ambil ancang-ancang untuk menjual Neymar di musim panas ini.

Les Parisiens menginginkan tidak kurang dari 200 juta Euro sebagai mahar transfer mantan pemain FC Santos dan Barcelona itu sebelum bursa transfer ditutup.

Raiola Sebut Kabar Matthijs de Ligt dan Barcelona Hanyalah Berita Bohong

de ligt ajax

Matthijs de Ligt sempat disebut sepakat pindah ke Barcelona, sebelum memilih pindah ke Juventus. Namun, kabar yang sempat beredar tersebut dibantah oleh sang agen, Mino Raiola.

Matthijs de Ligt kini sudah berada di Turin. Dia mendarat dengan jet pribadi pada hari Selasa (16 Juli 2019) silam. Satu haru berselang, pemain asal Belanda tersebut menjalani tes medis bersama La Vecchia Signora.

Sebelum menjalani rangkaian proses transfer ke Juventus, Matthijs de Ligt sempat disebut telah sepakat pindah ke Barcelona. Sang pemain diklaim bersedia mengikuti jejak Frenkie de Jong yang lebih dulu pindah ke Camp Nou.

Namun, semua kabar tersebut dibantah dengan tegas oleh Raiola. “Pindah ke Barcelona? Kalian semua hanya menyebarkan berita bohong. Ini bukan pertanyaan soal siapa klub yang paling menginginkan Matthijs de Ligt, tapi Juventus adalah tim yang paling bagus untuknya” ungkap Mino Raiola seperti yang dilansir dari Express.

Juventus Pilihan Terbaik Matthijs de Ligt
Dalam padangan Mino Riola, pamor sepak bola Italia masih yang terbaik. Terutama untuk membentuk pemain bertahan. Karena itu, dia mengarahkan Matthijs de Ligt untuk memilih Juventus. Menurut Raiola, De Ligt bisa mengembangkan dirinya di Italia.

“Bagi seorang bek, bermain di Italia adalah hal yang penting. Jika Anda ingin menjadi seorang bek terbaik di dunia, maka bermain di Italia adalah fase yang harus Anda lewati. Matthijs de Ligt adalah pemain nomor satu di antara pemain muda lain. Dia seperti Pavel Nedved, mungkin lebih baik” lanjut Mino Raiola.

Matthijs de Ligt dibeli oleh Juventus seharga 75 juta euro. Pemain berusia 19 tahun tersebut akan mendapatkan gaji 7,5 juta dalam setiap musimnya. Nilai tersebut belum termasuk bonus prestasi. Matthijs de Ligt akan dikontrak selama lima tahun.

Sarri Sudah, Juventus Juga Sudah Berhasil Dapatkan Bek Sassuolo

Merih Demiral Sassuolo

Maurizio Sarri menjadi satu sosok yang berhasil direkrut oleh Juventus pada bursa transfer musim panas ini. Setelahnya, sang juara bertahan Liga Italia Serie A tersebut akan kembali menghadirkan satu sosok baru di Allianz Stadium dalam waktu dekat.

Sosok baru tersebut adalah bek muda potensial asal Sassuolo, yakni Merih Demiral. Menurut laporan Football Italia, disebutkan bahwa pemain berusia1 21 tahun tersebut akan menjalani tes medis pada hari Rabu (19 Juni 2019) waktu setempat.

Walaupun rumor yang mengelilingi sang pemain tidak sepanas pemain-pemain lain, namun diketahui bahwa Juventus harus bersaing dengan banyak klub besar Eropa. Football Italia mengetahui bahwa Demiral sudah menerima berbagai tawaran selain dari La Vecchia Signora.

Namun pada akhirnya, Juventus-lah yang berhasil memperoleh tanda tangan sang pemain. Untung saja mereka telah melakukan pergerakan sejak awal sebelum klub-klub lain melakukan pendekatan terhadap pemain asal Turki tersebut.

Demiral dipreriksi juga tidak akan bernasib sama seperti pemain lain yang direkrut oleh Juventus lainnya Demiral dilaporkan tidak akan dilepas ke klub lain dengan status pinjaman dan bakan masuk dalam rencana Maurizio Sarri musim depan.

Mengenal Merih Demiral
Sedikit informasi, Demiral didatangkan dari Alanyaspor pada bulan Januari 2019 lalu dengan status pinjaman. Setelah memberikan dampak besar, Sassuolo kemudian mengubah statusnya menjadi dengan mahar sebesar tujuh juta euro.

Merih Demiral menjadi palang pintu andalan tim besutan Roberto De Zerbi tersebut hingga sang pemain berhasil mencatatkan 14 penampilan di Liga Italia Serie A.

Selain itu juga, pemain yang lahir pada tanggal 5 Maret 1998 ini berhasil membukukan dua gol. Performa apiknya tersebut lantas membuat Juventus sampai berani keluar uang 15 juta euro untuk memburu tanda tangannya.

Sarri Hengkang, Lampard Datang?

Sarri Chelsea

Simpang siur mengenai siapa pelatih Juventus musim depan sepertinya sudah mulai menemukan jalan terang. Laporan terakhir mengatakan bahwa klub raksasa Italia tersebut sudah mencapai kesepakatan dengan Chelsea untuk membajak Maurizio Sarri.

Nama Sarri terus diberitakan bakal menjadi pelatih Juventus musim depan. Terlebih setelah pria berumur 60 tahun itu sukses mengantarkan Chelsea menjuarai ajang Liga Europa pada akhir bulan Mei lalu.

Sarri menjadi kandidat utama bersama pelatih Manchester City, Josep Guardiola. Namun kans Juventus untuk mendapatkan pelatih asal Spanyol tersebut sudah tertutup rapat setelah Guardiola menegaskan bertahan di Etihad.

Kesepakatan Tercapai
Dengan penolakan itu, maka satu-satunya calon Juventus musim depan hanya menyisakan nama Sarri. Namun La Vecchia Signora tidak bisa mendapatkan tanda tangannya secara cuma-cuma.

Seperti yang dikutip dari The Telegraph, Chelsea meminta ganti rugi dari kepergian Sarri. Itu karena mantan pelatih Napoli tersebut masih punya satu tahun lagi di dalam kontraknya. Diketahui bahwa nilai dari sisa kontrak itu melebihi lima juta poundsterling.

Dan terakhir, Chelsea dan Juventus disebutkan sudah mencapai kesepakatan di angka lima juta euro. Uang kompensasi itu sendiri bisa dipakai The Blues untuk merekrut mantan pemainnya yang saat ini menjadi pelatih Derby County, Frank Lampard.

Lampard bisa disebut sebagai calon tunggal pengisi kursi kepelatihan Chelsea jika Sarri benar-benar meninggalkan Stamford Bridge. Beberapa nama terkenal lain sepertinya sulit untuk mereka dapatkan pada musim panas ini.

Ronaldo Didukung Untuk Lampaui Catatan Gol Legenda Sepakbola Iran

Cristiano Ronaldo Portugal

Mantan striker tim nasional Portugal Pedro Pauleta mendukung Cristiano Ronaldo untuk memecahkan rekor gol milik legenda sepakbola Iran, Ali Daei.

Ronaldo baru saja mencatatkan hattrick bersama tim nasional Portugal. Pemain berjuluk CR7 itu meraihnya kala menghadapi tim nasional Swiss di babak semifinal UEFA Nations League.

Pertandingan lawan tim nasional Swiss itu adalah Pertandingan yang ke-157 bagi Ronaldo dalam jersey tim nasional Portugal. Sekarang, Ronaldo sudah mengemas 88 gol sejak menjalani debutnya pada Agustus 2003 silam.

Jumlah itu sekarang membuat Ronaldo sebagai top skor di level sepakbola internasional di kawasan Eropa. Striker Juventus tersebut kini unggul empat gol dari catatan legenda sepakbola Hungaria dan Spanyol, Ferenc Puskas.

Cristiano Ronaldo melewati catatan gol Puskas di Piala Dunia 2018 silam. Tepatnya saat sang winger menjebol gawang tim nasional Maroko.

Saat ini satu-satunya pemain yang masih aktif dan catatan golnya mendekati Ronaldo adalah Robert Lewandowski. Bomber tim nasional Polandia itu sejauh ini sudah mencetak 56 gol dari 104 pertandingan.

Level Dunia
Cristiano Ronaldo memang sudah menjadi raja gol di level Eropa. Namun di level sepakbola internasional secara keseluruhan, catatan golnya masih kalah jauh ketimbang Ali Daei. Legenda sepakbola Iran itu mencatatkan 109 gol. Pauleta pun mendukung Ronaldo untuk bisa memecahkan rekor itu.

Empat Tahun Lagi
Manajer tim nasional Portugal, Fernando Santos sebelumnya merasa yakin Ronaldo masih bisa bermain di level top untuk setidaknya selama empat tahun lagi. Menurut Santos, kondisi fisik pemain berusia 34 tahun itu masih sangat bagus dan masih bisa bermain di level tertinggi.