Tottenham Ikut Bidik Eric Bailly

Eric Bailly MU

Upaya Arsenal dalam mendekati Eric Bailly musim panas nanti mendapat hadangan. Klub rival, Tottenham Hotspur, kabarnya juga ikut membidik palang pintu Manchester United itu.

Bukan rahasia lagi apabila The Gunners sedang berburu bek tengah anyar. Unai Emery selaku manajer berniat mencari orang yang mampu memperkuat sektor belakang, dimana area ini sudah menjadi sorotan sejak masih dilatih oleh Arsene Wenger.

Sejak musim dingin lalu sosok Eric Bailly muncul sebagai calon defender mereka. Pemain Manchester United rencananya akan dilepas oleh The Red Devils sehingga mereka berminat untuk merekrutnya.

Akan tetapi seperti dikabarkan oleh Daily Star, Arsenal bukanlah satu-satunya klub yang tertarik kepada Bailly. Sang rival abadi Tottenham Hotspur pun dirumorkan kepincut pada sang bek.

Sumber tersebut menyebutkan jika nanti Bailly dijadikan sebagai pengganti Toby Alderweireld di lini pertahanan Tottenham.

Pemain asal Belgia tersebut diprediksi baka meninggalkan skuat The Lilywhites musim panas nanti. Alasannya kontrak Alderweireld tersisa satu musim lagi dan tak ada sinyal dia ingin menetap di London Utara.

Hengkangnya Alderweireld pasti menyisakan lubang besar di lini belakang tim. Maka dari itu mereka berniat menjadikan Bailly sebagai penambal kekosongan itu.

Laporan tersebut menyatakan jika Tottenham Hotspur telah melakukan kontak dengan United. The Lilywhites konon bertanya kepada The Red Devils soal ketersediaan sang defender musim panas mendatang.

Kubu manajemen Manchester United diklaim memberikan respon positif atas permintaan Tottenham. Mereka siap melego si pemain dengan banderol senilai 25 juta poundsterling.

Pelatih Chelsea Terima Apapun Keputusan Hazard

Sarri Hazard

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri menyatakan bahwa keputusan yang akan diambil oleh gelandang andalan The Blues, Eden Hazard mengenai masa depannya harus dihormati oleh semua pihak.

Beberapa waktu belakangan ini, gosip kepergian Hazard dari Stamford Bridge semakin menguat. Gelandang tim nasional Belgia itu dipercaya akan memilih hengkang ke raksasa La Liga, Real Madrid.

Dalam pertandingan pemungkas Premier League musim ini melawan Leicester City, hari Minggu (12 Mei 2019) malam WIB, Hazard masuk sebagai pemain cadangan sejak pertengahan babak kedua.

Harapan Sarri
Sarri memuji kontribusi yang telah diberikan Hazard selama sang pemain merumput di Chelsea. Sarri pun menegaskan bahwa pihaknya sudah siap menerima apa pun keputusan yang diambil Hazard.

“Eden hari ini sedang lelah jadi saya tidak memainkan dia sejak awal. Kami mencoba meraih kemenangan dengannya dalam 25 menit terakhir,” ujar Maurizio Sarri mengenai alasannya tak menjadikan Hazard starter kepada Sky Sports.

“Saya rasa Eden telah bermain di Chelsea selama tujuh musim, mencoba di setiap pertandingan untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan sekarang kita harus menghormati apa yang dia putuskan, tapi saya harap ia akan bertahan bersama kami,” imbuhnya.

Harapan Juara Liga Europa
Chelsea akan berduel melawan Arsenal dalam pertandingan final Liga Europa musim ini pada 30 Mei mendatang. Sarri pun berharap timnya bisa menutup musim dengan meraih gelar juara.

“Musim ini berjalan bagus. Kami berada dalam masalah pada dua atau tiga bulan lalu namun posisi ketiga merupakan hasil yang buruk untuk kami. Sekarang kami harus pergi untuk menjalani final Liga Europa dan inilah kesempatan untuk mengakhiri musim dengan manis” demikian tutup Maurizio Sarri..

Lagi-lagi Tersingkir Karena Comeback, Sergio Busquets Minta Maaf

busquets barca

Gelandang bertahan Barcelona, Sergio Busquets menyampaikan permohonan maaf setelah timnya gagal tersingkir di babak semifinal Liga Champions musim ini akibat kalah telak dari Liverpool.

Barca sebenarnya berpeluang peluang besar untuk melangkah ke final berkat kemenangan 3-0 di putaran pertama pekan lalu. Tak hanya itu, Blaugrana juga diuntungkan dengan absennya Mohamed Salah dan Roberto Firmino di tim Liverpool untuk putaran kedua.

Namun Barca justru tampil buruk Anfield. Brace masing-masing dari Divock Origi dan Georginio Wijnaldum membuat Barca harus pulang dengan kesedihan mendalam karena ambisi meraih gelar Liga Champions musim ini pupus.

Sergio Busquets Minta Maaf
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Busquets pun meminta maaf karena timnya kembali tersingkir secara menyakitkan seperti musim lalu ketika mereka dipukul balik oleh AS Roma.

“Mereka tampil sangat bagus, jauh lebih bagus dibanding kami. Saya minta maaf. Setelah apa yang kami alami di Roma, hal ini kembali terjadi,” ungkap Sergio Busquets kepada Movistar.

“Berat rasanya harus tersingkir setelah kami menang besar di pertandingan putaran pertama. Liverpool lebih baik dan cerdas daripada kami, mereka lebih cepat,” lanjut Sergio Busquets.

“Saya rasa kami punya banyak peluang untuk mencetak gol yang kami butuhkan, tapi hari ini itu tidak kami lakukan,” tutur Busquets.

De Javu AS Roma
Bagi Barca, kegagalan ini terasa menyakitkan pasalnya ini adalah kedua kalinya secara berturut-turut Lionel Messi dan kawan-kawannya harus tersingkir dari Liga Champions dengan cara yang sama, comeback.

Dalam babak perempat final musim lalu, Barca sebenarnya punya kesempatan besar untuk lolos ke semifinal setelah menang telak atas AS Roma 4 – 1 di Camp Nou.

Namun kemenangan tersebut tak berarti apa-apa karena dalam putaran kedua di Olimpico, Los Cules dipermalukan 3 gol tanpa balas. AS Roma pun berhak melaju ke semifinal berkat keunggulan agresivitas gol tandang.

Soal Pogba, Zidane Dan Real Madrid Beda Pendapat

Paul Pogba Manchester United

Rumor transfer Paul Pogba semakin hari semaki memanas. Kabarnya, sang pemain sudah tidak betah berseragam Manchester United dan siap melakukan segalanya untuk menyelesaikan kepindahan ke Real Madrid.

Dalam laporan yang dikeluarkan oleh Marca, masa depan Pogba mulai tidak jelas dalam beberapa bulan terakhir. Kabarnya, Pogba sudah tidak lagi percaya pada pelatih dan manajemen United. Dia ingin bermain untuk klub yang lebih kuat seperti Real Madrid.

Pogba bahkan berani terang-terangan memuji Zinedine Zidane dan Real Madrid. Dia mengaku ingin bermain di bawah kepemimpinan Zidane dan bermain untuk klub sebesar Madrid adalah impian setiap pemain, termasuk dirinya. Bagaimana situasi teranyar saga transfer ini?

Zidane VS Klub
Tidak hanya Pogba, Zidane sendiri sudah berulang kali menyatakan kekagumannya terhadap sang pemain. Zidane kagum pada kemampuan Pogba dan ingin memasukannya dalam daftar belanja Real Madrid di bursa musim panas tahun ini.

Sayangnya, jajaran manajemen Real Madrid sedikit ragu dengan rencana pembelian Pogba. Pihak klub merasa pembelian Pogba terlalu rumit karena tuntutan finansial yang begitu tinggi.

Betapa tidak, kabarnya harga jual Pogba bisa saja mencapai 200 juta euro. Ditambah lagi dengan permintaan gaji Pogba yang begitu Besar. Los Galacticos tidak ingin mengambil risiko sebesar itu untuk pemain yang dinilai jadi biang masalah.

Bantuan Pogba
Tidak hanya itu, Madrid juga meminta Pogba mengusahakan kepindahannya lebih baik. MU tentu saja tidak akan mau melepas Pogba begitu saja, sang pemain harus menekan klub untuk melepasnya.

The Red Devils tidak akan melepas Pogba untuk kurang dari 150 juta euro, jumlah yang sebenarnya masih mahal, tetapi El Real mungkin mau mempertimbangkannya asalkan Pogba mau memotong gaji.

Michael Owen Prediksi MU Akan Sulit Finis Empat Besar

Everton FC v Manchester United

Michael Owen ikut berkomentar mengenai persaingan sengit menuju empat besar Premier League musim ini. Owen yakin bahwa keempat klub yang bersaing masih memiliki peluang yang sama, empat besar masih terbuka.

Saat ini Manchester City dan Liverpool sudah dipastikan finis di dua peringkat teratas. Itu berarti, hanya ada dua tempat tersisa yang diperebutkan oleh empat klub kuat: Tottenham Hotspur, Chelsea, Arsenal, dan Manchester United.

Keempat klub tersebut masih memiliki peluang yang sama besarnya. Tottenham yang berada di peringkat ketiga dengan 67 poin hanya unggul tiga poin saja dari MU di peringkat keenam. Artinya, empat atau tiga pertandingan sisa musim ini bakal sangat menentukan.

Tottenham Hotspur Unggul
Melihat sisa pertandingan dari empat klub tersebut, Owen merasa Tottenham Hotspur sedikit diuntungkan. Jadwal Tottenham lebih mudah, dengan tiga pertandingan di kandang melawan klub-klub yang seharusnya bisa mereka kalahkan.

“Saya lihat sejauh ini Tottenham Hotspur bagus. Mereka menghadapi jadwal yang bagus, tiga pertandingan di kandang dan mereka sudah mendapatkan keunggulan poin dari klub-klub lainnya,” tutur Owen pada Flow Sports.

“Saya bisa merancang skenario untuk Chelsea, Arsenal, dan Manchester United, dengan Manchester United yang paling tidak mungkin.”

“Lihat saja dua pertandingan Manchester United berikutnya – Manchester City dan Chelsea – saya tahu kedua pertandingan itu di kandang, tetapi mereka membutuhkan keajaiban untuk finis di empat besar,” lanjut Michael Owen.

Siapa yang Layak?
Tottenham sudah mengamankan satu tempat, artinya Chelsea, Manchester United, dan Arsenal bakal merebut satu tempat tersisa. Owen merasa ketiga klub ini masih memiliki peluang yang sama, tetapi Manchester United sedikit tidak diunggulkan.

Emery Tantang Ramsey Berikan Gelar Untuk Arsenal Sebelum Pindah

Ramsey Emery Arsenal

Manajer Arsenal, Unai Emery memberikan tantangan kepada Aaron Ramsey untuk mengakhiri karirnya sebagai pemain Arsenal dengan meraih gelar juara.

Ramsey sudah bisa dipastikan hengkang dari Arsenal begitu musim ini berakhir. Selanjutnya ia akan merumput ti Italia bersama Juventus. Walaupun sudah pasti akan berpisah, namun Emery tetap terus memainkan pemain asal Wales tersebut. Penampilannya pun bagus.

Dalam tujuh pertandingan terakhirnya di semua ajang kompetisi, pemain berkebangsaan Inggris ini telah berhasil mencetak tiga gol. Mantan pemain Cardiff City ini juga menambahkan satu assist.

Ditantang Raih Prestasi
Saat ini, Arsenal punya kesempatan untuk finis di zona empat besar liga. Dengan demikian, tim raksasa London Utara ini bisa kembali ke Liga Champions setelah dua musim sebelumnya absen.

Selain itu mereka juga punya kesempatan untuk memenangkan Liga Europa. Sekarang The Gunners sudah masuk ke babak perempat final dan sudah menginjakkan satu kakinya di babak semifinal karena di leg pertama menang 2-0 atas Napoli.

Emery kemudian membujuk Ramsey agar terus menjaga penampilannya. Dengan demikian ia nanti bisa mengantarkan The Gunners meraih prestasi apik di akhir musim.

Penting
“Itu tidak mudah baginya setelah dia memutuskan pindah ke Juventus Juventus, tetapi fokusnya adalah untuk membantu kami dan sikapnya adalah sikap yang sangat luar biasa terhadap setiap sesi pelatihan,” ucapnya seperti dilansir Goal international.

“Saya sudah bicara padanya. Saya ingin dia melakukan sesuatu yang sangat penting dalam pertandingan terakhir di sini di dua kompetisi yang sangat penting bagi kami,” seru Unai Emery.

Solskjaer : MU Wajib Menangkan Enam Pertandingan Tersisa Di Musim Ini

Ole Gunnar Solskjaer
Ole Gunnar Solskjaer

Manchester United baru saja dikalahkan oleh Wolverhampton Wandereres dengan skor tipis pada pertandingan lanjutan Premier League 2018/2019, Rabu (3 April 2019) dini hari WIB tadi. Kekalahan itu membuat langkah MU mengamankan posisi empat besar kian berat, mereka wajib tampil tanpa cacat di sisa musim ini.

Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menegaskan bahwa timnya tidak boleh melakukan kesalahan sekecil apapun di sisa musim ini. MU harus memainkan enam pertandingan Premier League lagi, dan enam pertandingan itu harus didekati seperti pertandingan final bagi Setan Merah.

MU saat ini berada di peringkat kelima klasemen sementara Premier League dengan 61 poin dari 32 pertandingan. The Red Devils bisa turun ke peringkat keenam jika Chelsea meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya.

Solskjaer mengakui mulai saat ini sampai akhir musim nanti Manchester United harus terus memenangkan setiap pertandingan mereka untuk meraih poin sebanyak-banyaknya jika ingin mengamankan posisi empat besar.

Kekalahan Menyakitkan
Sialnya, kekalahan MU ini merupakan akibat dari kesalahan mereka sendiri. MU unggul terlebih dahulu melalui gol Scott McTominay, tetapi Fred membuat blunder yang berujung pada gol penyeimbang Diogo Dalot. Kemudian, Ashley Young diusir wasit dengan kartu merah sebelum Chris Smalling membuat gol bunuh diri.

“Kami seharusnya bisa menang besar. Bisa saja, mungkin seharusnya demikian. Dan sesungguhnya kami menciptakan kekalahan kami sendiri. Kami tampil sangat bagus sampai mereka mencetak gol kedua,”jelas Ole Gunnar Solskjaer kepada Sky Sports.

Bukan Matematika!
Kekalahan MU ini membuktikan bahwa tim yang tampil oke tidak selalu menang. Solskjaer mengakui itu. Timnya sudah bermain sebaik mungkin, namun ada beberapa hal yang tidak bisa mereka kendalikan, dan salah satunya adalah keberuntungan lawan.

“Anda tidak bisa menentukan hasil, bukan begitu? Kami bisa mengontrol apa yang kami lakukan di lapangan, berdasarkan performa, dan setelah kami tampil cukup baik malam ini, kami membuat peluang untuk memenangkan pertandingan.”

Cahill Optimis Dipanggil Inggris Untuk Piala Dunia 2018

Gary Cahill timnas Inggris

Gary Cahill timnas InggrisDefender Chelsea, Gary Cahill tidak mau menyerah untuk meraih impiannya tampil di Piala Dunia Rusia bulan Juni-Juli mendatang bersama tim nasional Inggris. Cahill berujar jika segala sesuatunya masih mungkin terjadi.

Cahill tidak dipanggil oleh manajer Inggris, Gareth Southgate dari skuat terakhir saat jeda internasional Maret kemarin, di mana The Three Lions menghadapi Belanda dan Italia. Namun, dia belum putus harapan untuk memperkuat Inggris di Piala Dunia 2018.

Kapten Chelsea tersebut pada akhir pekan kemarin berhasil mengantarkan timnya melaju ke final Piala FA setelah mengalahkan Southampton dengan skor 2 – 0 di Wembley Stadium, dan ia optimistis bakal meraih tempatnya kembali di level tim nasional setelah mengukir empat penampilan beruntun bersama The Blues.

“Segala sesuatunya mungkin terjadi ketika Anda bermain, dan itulah mengapa saya senang untuk kembali tampil. Kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi di musim panas nanti,” kata Gary Cahill dikutip dari Sky Sports News.

“Chelsea akan bertanding di final Piala FA, sedangkan Piala Dunia akan segera berlangsung. Mari kita tunggu dan lihat.”

Cahill menambahkan: “Badan saya sangat bugar, saya siap diandalkan. Saya tidak merasa bahwa saya harus membuktikan apa pun. Selama ini saya sudah melakukannya, lagi dan lagi,” tegasnya.

Hal-hal Yang Timnas Brasil Harus Pikirkan Sebelum Piala Dunia 2018

Persoalan Tite di Timnas Brasil 2018

Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung sekitar 2 bulan lagi, tim nasional Brasil menunjukkan potensi untuk menjadi salah satu kandidat juara di Rusia.

Pasukan Tite dapat bermain impresif untuk berdiri di puncak klasemen Zona CONMEBOL dan sudah memastikan kelolosan mereka ke putaran final tahun 2018.

Walau demikian bukan berarti tim Samba sekarang ini sudah seutuhnya ideal. Masih ada beberapa potensi masalah di sejumlah bagian.

Berikut ialah beberapa hal yang harus diselesaikan oleh Tite sebelum Piala Dunia Rusia bergulir.

Penjaga gawang muda yang belum berpengalaman

4 tahun lalu edisi Piala Dunia Brasil, Luiz Felipe Scolari berjudi dengan memilih Julio Cesar, yang berusia 34 tahun, sebagai kiper nomor satu Selecao. Dan kiper itu mampu membalas kepercayaannya dengan menyelamatkan tim di sesi adu penalti melawan Chile di babak 16 besar.

Tite, di sisi lain, memercayakan tempat utama kepada Alisson, yang menghabiskan sebagian besar musim lalu dengan menyaksikan pertandingan Roma dari bangku cadangan.

Untuk pilihan kedua, Tite memiliki kiper muda lainnya yaitu Ederson, yang mulai musim ini bermain untuk Manchester City. Jika pilihannya tidak berubah, maka Brasil akan membawa tiga kiper pemula ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1990. Dan itu adalah hal yang cukup mengkhawatirkan.

Filipe Luís

Filipe Luis terus bermain konsisten di ini belakang Atletico Madrid. Ia dipandang sebagai salah satu bek kiri tertangguh di Eropa, dengan kemampuannya yang seimbang dalam bertahan dan menyerang.

Tetapi di Brasil, ia sungguh kerepotan untuk menambahkan caps-nya. Kehadiran Marcelo membuat Luis minim untuk tampil di tim utama, sementara di sisi kanan, Dani Alves masih memiliki pengaruhnya.

Mencadangkan pemain sekelas Luis adalah hal yang disayangkan, dan jika Tite memiliki pemecahan masalah tersebut, maka itu akan sangat baik.

Baca Juga : Prediksi Squad Timnas Brasil di Piala Dunia 2018

Duet di lini belakang

Thiago Silva sering menjadi pemain cadangan di tim Brasil, terutama setelah timnya tersingkir secara mengenaskan di Piala Dunia terakhir.

Tetapi secara perlahan masuk ke dalam pilihan serius Tite. Dia adalah cadangan langsung dari Miranda atau Marquinhos. Tempat keempat di tempat bek tengah masih diperebutkan oleh sejumlah pemain, tetapi David Luiz kemungkinan akan meraihnya.

Melihat 2 pemain berpengalaman Thiago Silva dan David Luiz saat ini jadi cadangan di Brasil ialah hal yang miris. Tetapi Tite tentu memiliki pendapatnya sendiri.

Susunan lini tengah Selecao

Brasil sekarang ini punya sejumlah pemain yang dapat jadi pilihan untuk isi garis tengah mereka. Philippe Coutinho ialah satu nama di antaranya. Selain itu ada sejumlah nama lain seperti Renato Augusto, Fernandinho dan Paulinho.

Tetapi kalau melihat dari penampilan di klub masing-masing, kehadiran dari Casemiro merupakan kewajiban di garis tengah Brasil. Tite punya banyak opsi gelandang dengan berbagai tipe, dan pilihan strateginya akan amat penting untuk mengakomodasi para gelandang berkualitas miliknya.

Roberto Firmino

Roberto Firmino amat mungkin tampil di Rusia. Namun itu kalau Gabriel Jesus sungguh alami penurunan dalam performanya. Dengan adanya Neymar, Willian dan Douglas Costa, maka pilihan Roberto Firmino di tim inti Brasil adalah posisi penyerang tengah.

Firmino perlu berselisih dengan Gabriel Jesus untuk mendapatkan kesempatan bermain dari Tite. Sampai saat ini Firmino tampil oke di Liverpool, dan memilih antara dirinya dengan Gabriel Jesus merupakan rintangan untuk Tite.

Profil Pemain Timnas Brasil di Piala Dunia 2018

Skuad Tim Nasional Brasil piala dunia 2018

Skuad Tim Nasional Brasil piala dunia 2018

Inilah daftar pemain (skuad) Timnas Brasil di Piala Dunia 2018. Dibawah arahan pelatih Tite, tim yang isinya para pemain bintang kelas dunia diberbagai posisi dari mulai kiper, bek, gelandang hingga penyerang. Skuad yang ingin tunjukkan diri, kalau mereka merupakan negara paling berhasil di turnamen Piala Dunia.

Ya, Brasil adalah tim dengan koleksi titel juara dunia terbanyak sampai saat ini, sudah menjadi juara Piala Dunia sebanyak 5 kali. Mereka miliki tekat menambah catatan titelnya di Piala Dunia kali ini, demi menjauh dari kejaran Jerman dan Italia dengan 4 trophy.

Tidak berhasil keluar sebagai juara di Piala Dunia 2014 kemudian ditanah sendiri, Brasil ingin tebus kegagalan itu di ajang Piala Dunia 2018 di Russia ini. Brasil bakal mengawali perselisihannya pada tahap grup yaitu Grup E melawan Kosta Rika, Swiss dan Serbia. Diatas kertas mereka paling difavoritkan untuk lolos ke babak 16 besar.

Profil Data Pemain Timnas Brasil Piala Dunia 2018

Asosiasi : Brasil Confederação Brasileira de Futebol (CBF)
Julukan Tim : Canarinho (Little Canary)
Konfederasi : CONMEBOL
Kode FIFA : BRA
Ranking FIFA : 2 (15 Maret 2018)
Kapten : Neymar
Most Caps : Cafu (142)
Top Scorer : Pelé (77)
Stadion Utama : Maracanã Stadium
Pelatih : Brasil Tite

Peringkat FIFA :

Terkini : 6
Tertinggi : 1 (151 kali dalam 7 kesempatan)
Terendah : 22 (Juni 2013)

Peringkat Elo:

Terkini 1
Tertinggi 1 (7.708 hari dalam 38 kesempatan)
Terendah 18 (November 2001)

Piala Dunia :
Penampilan 20 (Pertama kali pada 1930)

Hasil terbaik :
Juara Pertama:
1958
1962
1970
1994
2002

Data Pemain Brasil 2018

Profil Data Pemain Timnas Brasil Piala Dunia 2018

Timnas Brasil dipastikan lolos ke pergelaran Piala Dunia 2018 di Rusia setelah menjuarai kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL. Pada putaran final Piala Dunia 2018, Brasil masuk ke Grup E, bersama dengan timnas Swiss, Kosta Rika dan Serbia.